Tip Praktis Pengambilan Gambar dengan Kamera

22 3am5000000amSat, 03 May 2008 11:11:28 +000011 2008

1 Cara memegang Kamera Video. Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan – pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.

2. Zoom. Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.

3. Suara. Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.

4. Peraturan 10 detik. Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lamadam hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu kondisi sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama.

5. Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambar panning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara3-5 detik).

6. Fokus, Exposure and White Balance (keseimbangan warna) . Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus – bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .

7. Tanggal dan Waktu. Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950-tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.

8. Cutaways (gambar pengisi). Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.

Entry Filed under: Tips. .

8 Comments Add your own

  • 1. Cah Watulawang  |  22 18pm5000000pmSun, 18 May 2008 12:42:40 +000042 2008 at 16:15

    wah, terima kasih buat tips nya mas

    saya sendiri sangat ingin belajar fotografi tapi masih belum dapat kesempatan

    artikel diatas sangat berguna buat saya,

    Balas
  • 2. fadli  |  22 6am7000000amSun, 06 Jul 2008 02:15:45 +000015 2008 at 16:15

    thank’ to iinfnya. ini merupakan modal bagi saya untuk belajar kameramen. selama ini saya sudah sering mengambil gambar menggunakan handy cam dan saya ingin tahu bagaimana gambar yang baik dan dibutuhkan itu sebenarnya

    Balas
  • 3. Pendro  |  22 8pm7000000pmTue, 08 Jul 2008 16:24:51 +000024 2008 at 16:15

    Infonya boleh juga tuch…, untuk poin no.7 gmana klo diterapkan ketika pengambilan gambar (bukan video)berguna juga gak ya…?
    thanks infonya.

    Balas
  • 4. adhy  |  22 12am7000000amSat, 12 Jul 2008 10:17:21 +000017 2008 at 16:15

    makasih tas infonya
    jujur saja infonya sangat berharaga bagi saya
    bagi2 yach ilmunya, aq pingin banget jadi kameramen, tapi orang tuaku gak mampu tuk membiayai
    aq butuh bantuannya, butuh informasi bagai mana cara pengambilan yg baik dan benar agar enak di lihat
    kirim lewat email q aja maut_perfect@yahoo.com
    makasih sebelumnya tas informasinya
    wassalam… addhy

    Balas
  • 5. Tips Praktis Pengambilan Gambar « Wek Ku Blog  |  22 23am10000000amThu, 23 Oct 2008 11:29:43 +000029 2008 at 16:15

    [...] Tips Praktis Pengambilan Gambar Tip Praktis Pengambilan Gambar dengan Kamera [...]

    Balas
  • 6. nje'  |  22 1am12000000amMon, 01 Dec 2008 05:55:48 +000055 2008 at 16:15

    boleh jg tuh tipsnya apalagi klo pada point pertama ditambahi dengan kontrol pernapasan karna itu kan berpengaruh pada saat pengambilan gambar … jika kita tidak menggunakan tripod .bener nga … lam knal aja mas dari andra TV broadcasting KALBAR

    Balas
  • 7. noooel  |  22 25am5000000amMon, 25 May 2009 09:04:04 +000004 2008 at 16:15

    hmmm siiip gw dapet pengetahuan lagi tapi klu 10 detik kayak nya lama banget..! 5 detik kayaknya pas…!ok deh lam kenal aja…!nuel surabaya…!

    Balas
  • 8. Tips Praktis Pengambilan Gambar « N A S I R B U L O H  |  22 28am10000000amWed, 28 Oct 2009 04:11:31 +000011 2008 at 16:15

    [...] Tips Praktis Pengambilan Gambar 28 Oktober 2009 putrakonflik Tinggalkan komentar Go to comments Tip Praktis Pengambilan Gambar dengan Kamera [...]

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Halaman

Kameramene …

Belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu jika kita mau menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.

Arsip

Tulisan Teratas

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

Tips Praktis Pengamb… di Tip Praktis Pengambilan Gambar…
kk di Cara memegang kamera
D8ICK_BALI di Buku Tamu
mromi di Buku Tamu
noooel di Buku Tamu

Blog Stats

Meta

 

Mei 2008
S R K J S M S
« Feb   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031